Minggu, 26 Februari 2012

KEHIDUPAN REMAJA

Dalam perjalanan manusia selalu mengalami beberapa hal termasuk hal percintaan, bukan hanya orang dewasa yang bisa mengalami hal tersebut bahkan para pelajar sekarang pada merasakan percintaan. Para pelajar sering kali gagal dalam pelajaran sekolahnya di karenakan mereka sering begadang, pulang malam, jarang buka buku tapi selalu sms-an setiap saat. Semua itu karena para pelajar sekarang tidak bisa mengatur waktu.
Bahkan ada para pelajar yang nekat untuk mbolos sekolah karena ingin keluar bersama pacarnya. Hal tersebut harus di atasi dengan pengawasan dari orang tua. Pengawasan dari orang tua tidaklah harus seketat peraturan militer. Penganwasan dari orang tua contohnya seperti : orang tua harus tau alsan dia pergi, dengan siapa dia pergi, jadwal kegiatan sekolah, dll. Jika kegiatan yang sekira menurut orang tua itu tidak baik bagi kita, maka orang tua berhak melarang anak tersebut tapi harus ada pengganti atau usulan yang bagus buat mengganti kegiatan yeng telah orang tua larang tersebut. Misal : kita (anak) mau pergi camping bersama teman-teman di wilayah yang jauh dari tempat kita tapi orang tua kita melarang, sebagai orang tua berhak melarang dan memberi usulan untuk mengganti camping tersebut di tempat yang dekat dengan tempat tinggal kita atau usulan yang lain yang tidak membahayakan bagi kita.
Jika tidak ada perhatian dari orang tua, maka bisa jadi anak kita terjerumus dalam lubang yang gelap (pergaulan bebas) yang sering pulang malam dan hamil duluan di luar nikah. Tapi juga jika larangan dari orang tua tersebut berlebihan, yang contohnya itu pergi kesana kemari tapi sudah pasti orang tua tersebut mengetahui alasannya masih tetap di larang. Itu yang bisa membuat stres maupun frustasi bagi anak remaja. Karena anak remaja ngin liat kehidupan luar dan ingin kumpul dengan teman-teman sebayanya.
Masa remaja sangat rentan dengan berbagai malasah dan masa remaja juga sering dikenal dengan masa Pembeontakan. Pada masa-masa ini, seorang anak yang baru mengalami pubertas seringkali menampilkan beragam gejolak emosi, menarik diri dari keluarga, serta mengalami banyak masalah, baik di rumah, sekolah, atau di lingkungan pertemanannya. Maka dari itu, orang tua harus perhatian pada anaknya. Orang tua harus siap sedia untuk menjadi teman curhatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar